NITRIT ( NO2 )
Nitrit
( NO2 ) merupakan salah satu bentuk senyawa Nitrogen, dalam hal ini
nitrit adalah derivat senyawa nitrogen. Nitrit dalam bentuk senyawa ionik di
simbolkan dengan NO2- yang merupakan hasil oksidasi
senyawa ammonia (NH3 dan NH4+ ). Proses
oksidasi ini berlangsung dengan bantuan bakteri nitrifikasi yaitu bakteri
nitrosomonas. Jika oksidasinya berlanjut maka akan menghasilkan nitrat. Proses
reduksi nitrit ( NO2 ) akan menghasilkan nitrogen bebas ( N2
) di udara. Proses oksidasi pada ammonia menjadi nitrit memerlukan oksigen
bebas dalam air. Reaksi terjadi dalam satu tahap saja, yaitu :
Nitrosomonas
Nitrosomonas
Prinsip Analisa
Nitrit
dengan asam sulfanilat dan N – ( 1 – Napthyl ethyle diamin ) dihidrochlorida
dalam suasana asam ( pH 2.0 – 2.5 ) membentuk senyawa komplek yang berwarna
merah ungu.
Alat
- Labu
erlenmeyer
- Pipet
ukur
- Pipet
tetes
- Pipet
gondok
Bahan
- 25
ml sampel air
- 0.5
ml naftilamin
- 0.5
ml sulfanilamid / sulfanilat
Cara
Kerja
1. Diambil
25 ml sampel air dan masukkan ke dalam labu erlenmeyer
2. Ditambahkan
0.5 ml larutan Naftilamin dan 0.5 ml larutan sulfanilamid
3. Dikocok
dan dibiarkan selama 15 menit
4. Diamati
warna yangnterbentuk, jika terbentuk warna merah atau warna ungu kemerah –
merahan maka reaksi yang terjadi positif ( ada nitrit )
5. Dianalisa
dengan menggunakan spektrofotometer jika reaksi menunjukkan hasil yang positif,
panjang gelombang yang dipakai 543 nm
Comments
Post a Comment